Pengertian Artificial Intelligence (AI) Kecerdasan Buatan Serta Jenis-Jenisnya
Artificial Intelligence atau yang lebih sering disingkat dengan AI
merupakan kecerdasan buatan/bikinan atau sebuah kecerdasan yang
ditanamkan dalam sistem yang dapat dikelola dalam konteks ilmiah atau
Artificial Intelligence (inteligensi artifisial). AI bisa juga diartikan
sebagai kecerdasan yang berwujud ilmiah. Sistem yang dibenamkan AI
biasanya adalah sistem yang berkaitan dengan komputer atau robot.
![]() |
| Artificial Intelligence |
AI sendiri dibuat dan dibenamkan dalam mesin komputer supaya ia bisa
mengerjakan pekerjaan layaknya manusia. Hal ini tentu saja akan
mempermudah dan mempersingkat suatu pekerjaan agar lebih praktis dan
efisien dalam menghemat waktu pengerjaan. Namun begitu, bukan berarti AI
adalah robot yang selalu bekerja membantu manusia. Tetapi AI juga
termasuk dalam pelbagai bidang seperti sistem expert, logika fuzzy,
video games (permainan), robotika dan syaraf tiruan.
Sebenarnya, jika kecerdasan AI dibandingkan dengan kecerdasan manusia,
memang nampaknya ada sejumlah hal yang agak susah dilakukan oleh
manusia. Meski demikian, tetap saja hal ini dianggap tak terlalu jadi
masalah, alasannya sendiri ialah karena AI berkaitan dengan ilmu
pengetahuan.
Ada beberapa hal yang agak susah dilakukan oleh manusia tetapi gampang
oleh AI. Misalnya adalah mudahnya AI dalam mengubah rupa persamaan,
membereskan persamaan integral, membuat games, mencetak dokumen, memutar
video dan sebagainya. Sementara itu, ada juga beberapa hal yang mudah
dilakukan manusia tetapi agak sulit direalisasikan dalam dunia
informatika. Hal ini misalnya adalah, begitu mudahnya manusia mengenali
wajah seseorang, bermain olahraga sepak bola dan sebagainya.
Meski Artificial Intelligence mempunyai konotasi fiksi ilmiah kuat yang
membentuk cabang yang terbilang pokok didalam ilmu komputer, termasuk
yang bersangkut paut dengan perilaku, pembelajaran serta adaptasi cerdas
sebuah mesin. Penelitian dalam AI sangat berkaitan dengan proses
pembikinan mesin guna mengotomatisasikan pekerjaan yang memerlukan
kecerdasan. Misalnya adalah
1. Pengendalian
2. Perencanaan
3. Penjadwalan
4. Kemampuan dalam menjawab diagnosis atau pertanyaan
5. Pengenalan wajah, suara dan tulisan
Penerapan Sistem AI (Artificial Intelligence)
Hingga saat ini, sistem AI sudah merajalela. Dia bisa dtemukan
dimana-mana tergantung apakah tempat tersebut terdapat peralatan
teknologi canggih yang mampu melakukan pekerjaan cerdas seperti lima
poin diatas. Adapun AI bisa ditemui dibidang.
1. Ekonomi
2. Obat-obatan
3. Teknik dan Militer
4. Aplikasi/Game/software/program
Jenis-Jenis Artificial Intelligence
Secara garis besar, artificial intellegence terbagi ke dalam dua faham pemikiran yaitu artificial intellegence Konvensional dan Kecerdasan Komputasional.Artificial intellegence konvensional
Kebanyakan melibatkan metoda-metoda yang sekarang diklasifiksikan
sebagai pembelajaran mesin, yang ditandai dengan formalisme dan analisis
statistik. Dikenal juga sebagai artificial intellegence simbolis,
artificial intellegence logis, artificial intellegence murni dan
artificial intellegence cara lama (GOFAI, Good Old Fashioned Artificial
Intelligence).
Metoda-metodanya meliputi:
- Sistem pakar: menerapkan kapabilitas pertimbangan untuk mencapai kesimpulan. Sebuah sistem pakar dapat memproses sejumlah besar informasi yang diketahui dan menyediakan kesimpulan-kesimpulan berdasarkan pada informasi-informasi tersebut.
- Pertimbangan berdasar kasus
- Jaringan Bayesian
- Artificial intellegence berdasar tingkah laku: metoda modular pada pembentukan sistem artificial intellgence secara manual
Kecerdasan komputasional
Melibatkan pengembangan atau pembelajaran interaktif (misalnya
penalaan parameter seperti dalam sistem koneksionis). Pembelajaran ini
berdasarkan pada data empiris dan diasosiasikan dengan artificial
intellegence non-simbolis, artificial intelligence yang tak teratur dan
perhitungan lunak.
Metoda-metoda pokoknya meliputi:
- Jaringan Syaraf: sistem dengan kemampuan pengenalan pola yang sangat kuat.
- Sistem Fuzzy: teknik-teknik untuk pertimbangan di bawah ketidakpastian, telah digunakan secara meluas dalam industri modern dan sistem kendali produk konsumen.
- Komputasi Evolusioner: menerapkan konsep-konsep yang terinspirasi secara biologis seperti.
Pengelompokan kecerdasan buatan dalam masa perkembangannya :
- Sistem Pakar (Expert System), komputer sebagai sarana untuk menyimpan pengetahuan para pakar sehingga komputer memiliki keahlian menyelesaikan permasalahan dengan meniru keahlian yang dimiliki pakar.
- Pengolahan Bahasa Alami (Natural Language Processing), user dapat berkomunikasi dengan komputer menggunakan bahasa sehari-hari, misal bahasa inggris, bahasa indonesia, dan sebagainya.
- Pengenalan Ucapan (Speech Recognition), manusia dapat berkomunikasi dengan komputer menggunakan suara.
- Robotika & Sistem Sensor.
- Computer Vision, menginterpretasikan gambar atau objek-objek tampak melalui komputer.
- Intelligent Computer-Aided Instruction, komputer dapat digunakan sebagai tutor yang dapat melatih & mengajar.
- Game Playing.
- Soft Computing
Setidaknya ada 9 jenis kecerdasan buatan yang sering kita temui, yaitu :
1. Jaringan Syaraf Buatan (Artificial Neural Networks)

Merupakan sekelompok jaringan
saraf (neuron) buatan yang menggunakan model matematis atau komputasi
untuk pemrosesan informasi berdasarkan pendekatan terhubung pada
komputasi. Pada kebanyakan kasus, JST merupakan sistem adaptif yang
merubah strukturnya berdasarkan informasi eksternal maupun internal yang
mengalir melalui jaringan tersebut.
Contoh :
Contoh :
Beberapa aplikasi jaringan syaraf tiruan adalah sebagai berikut :
- Pengenalan Pola (pattern Recognition)
Jaringan syaraf tiruan dapat dipakai untuk mengenali pola (misal huruf,
angka, suara atau tanda tangan) yang sudah sedikit berubah. Hal ini
mirip dengan otak manusia yang masih mampu mengenali orang yang sudah
beberapa waktu tidak di jumpainya (mungkin wajah/bentuk tubuhnya sudah
sedikit berubah).
- Signal Processing
Jaringan syaraf tiruan (model ADALINE) dapat dipakai unuk menekan noise dalam saluran telepon.
- Peramalan
Jaringan syaraf tiruan juga dapat dipakai untuk meramalkan apa yang
sudah terjadi di masa yang akan datang berdasarkan pola kejadian yang
ada di masa lampau. Ini dapat dilakukan mengingat kemampuan jaringan
syaraf tiruan untuk mengingat dan membuat generalisasi dari apa yang
sudah ada sebelumnya.
Disamping area-area terebut, jaringan syaraf tiruan juga di laporkan
dapat menyelesaikan masalah dalam bidang kontrol, kedokteran, dan
lain-lain.
Meskipun banyak aplikasi menjanjikan yang dapat di lakukan oleh jaringan
syaraf tiruan juga memiliki beberapa keterbatasan umum, namun jaringan
syaraf tiruan juga memiliki beberapa keterbatasan umum. Pertama adalah
ketidak akuratan hasil yang di peroleh. Jaringan syaraf tiruan bekerja
berdasarkan pola yang terbentuk pada inputnya.
2. Logika Fuzzy (Fuzzy Logics)

Adalah suatu cara yang tepat untuk memetakan suatu ruang input ke dalam suatu ruang output. Contoh:
- Manajer pergudangan mengatakan pada manajer produksi seberapa banyak persediaan barang pada akhir minggu ini, kemudian manajer produksi akan menetapkan jumlah barang yang harus diproduksi esok hari.
- Pelayan restoran memberikan informasi seberapa baik pelayanannya terhadap tamu, kemudian tamu akan memberikan tip yang sesuai kepada pelayannya;
- Penumpang taksi berkata pada sopir taksi seberapa cepat laju kendaraan yang diinginkan, sopir taksi akan mengatur pijakan gas taksinya.
3. Algoritma Genetik (Genetic Algorithms),

Contoh :
Aplikasi Algoritma Genetika
Berikut adalah contoh aplikasi algoritma genetika yang digunakan untuk
menyelesaikan masalah kombinasi. Misalkan ada persamaan a+2b+3c+4d = 30,
kita mencari nilai a, b, c, dan d yang memenuhi persamaan diatas. Kita
mencoba menggunakan algoritma genetika untuk menyelesaikan permasalahan
diatas.
Penjelasan mengenai langkah-langkah penyelesaian permasalahan diatas menggunakan algoritma genetika adalah sebagai berikut:
- 1. Pembentukan chromosome
Karena yang dicari adalah nilai a, b, c, d maka variabel a, b, c, d
dijadikan sebagai gen-gen pembentuk chromosome. Batasan nilai variabel a
adalah bilangan integer 0 sampai 30. Sedangkan batasan nilai variabel
b, c, dan d adalah bilangan integer 0 sampai 10.
- 2. Inisialisasi
Proses inisialisasi dilakukan dengan cara memberikan nilai awal gen-gen dengan nilai acak sesuai batasan yang telah ditentukan.
Misalkan kita tentukan jumlah populasi adalah 6, maka:
Chromosome[1] = [a;b;c;d] = [12;05;03;08]
Chromosome[2] = [a;b;c;d] = [02;01;08;03]
Chromosome[3] = [a;b;c;d] = [10;04;03;04]
Chromosome[4] = [a;b;c;d] = [20;01;10;06]
Chromosome[5] = [a;b;c;d] = [01;04;03;09]
Chromosome[6] = [a;b;c;d] = [20;05;07;01]
4. Robotika (Robotics),

AI ini banyak digunakan di pabrik. Biasanya dibuat untuk melakukan
kegiatan otomatisasi, misal dalam PLC (Programmable Logic Contro)
5. Permainan Komputer (Games),
AI jenis ini yang paling disukai oleh anak-anak, misal untuk memainkan game Age of Mythology atau Counter Strike.
6. Weak AI dan Strong AI

Weak ai adalah mesin bertindak seakan-akan mempunyai kecerdasan
(contoh smartphone-call by voice, seacrh by voice, find & replace)
strong ai adalah mesin berpikir dan bertindak seperti manusia (robot
pabrik, pengenalan pola kunci ruangan dg mata, suara, dll)
8. Sistem Pakar (Expert System)

Komputer sebagai sarana untuk menyimpan pengetahuan para pakar
sehingga komputer memiliki keahlian menyelesaikan permasalahan dengan
meniru keahlian yang dimiliki pakar.
Contoh :
- MYCIN : Diagnosa penyakit
- DENDRAL : Mengidentifikasi struktur molekular campuran yang tak dikenal
- XCON & XSEL : Membantu konfigurasi sistem komputer besar
- SOPHIE : Analisis sirkit elektronik
- Prospector: Digunakan di dalam geologi untuk membantu mencari dan menemukan deposit
- FOLIO : Menbantu memberikan keutusan bagi seorang manajer dalam hal stok broker dan investasi
- DELTA Pemeliharaan lokomotif listrik disel
9. Pengolahan Bahasa Alami (Natural Language Processing)
User dapat berkomunikasi dengan komputer menggunakan bahasa
sehari-hari, misal bahasa inggris, bahasa indonesia, dan sebagainya.

maaf, boleh tau sumbernya? untuk referensi. terimakasih.
BalasHapus